ADOH TANPA WANGENAN CEDHAK DATAN SENGGOLAN

on Jumat, 03 Mei 2013
KEMLADHEYAN NGAJAK SEMPAL

Pepatah Jawa di atas secara harfiah berarti benalu mengajak patah. Pepatah ini dalam masyarakat Jawa dimaksudkan sebagai bentuk petuah atau sindiran bagi orang yang menumpang pada seseorang, namun orang yang menumpang itu justru menimbulkan gangguan, kerugian, dan bahkan kebangkrutan bagi yang ditumpanginya.

Benalu adalah jenis tanaman parasit yang menghisap sari-sari makanan dari pohon yang ditumpanginya. Dalam pepatah di atas benalu tersebut tidak saja digambarkan menghisap sari-sari makanan dari induk tanaman yang ditumpanginya, namun benalu tersebut justru mengajak dahan yang ditumpanginya untuk patah.

Hal ini bisa terjadi pada sebuah keluarga yang menampung seseorang (atau semacam indekosan) akan tetapi orang yang menumpang itu dari hari ke hari justru menimbulkan kerugian pada yang induk semangnya. Kerugian itu bisa berupa materiil maupun spirituil. Mula-mula orang yang indekos ini hanya menempati sebuah kamar. Akan tetapi karena kelicikan dan keculasannya bisa saja kemudian ia melakukan rekayasa sehingga orang yang punya rumah induk justru terusir karenanya.

TRUST

on Sabtu, 02 Februari 2013


Strategic trust. Merupakan kepercayaan yang harus dibangun dan dimiliki organisasi terhadap misi, strategi dan kemampuan sukses organisasinya. Ketidakjelasan terhadap hal tersebut akan memunculkan ketidakjelasan langkah strategis yang dilakukan organisasi.
Organizational trust. Yakni kepercayaan bahwa kebijakan organisasi dijalankan dengan adil. Memberikan ruang bagi person di dalamnya untuk berkembang secara optimal dan sistemis.
Personal Trust. Yakni kepercayaan bahwa semua person yang ada dalam organisasi di drive oleh pemimpin yang berlaku adil dan peduli terhadap kepentingan mereka. Para pemimpin harus memiliki kredibilitas (Credibility) dan pengetahuan tentang apa yang menjadi tugas kepemimpinannya. Bisa diandalkan (Reliability)dan memiliki kedekatan bersama

LINAK LIJO LINGGO LICO:lali anak lali bojo lali tonggo lali konco

on Jumat, 01 Februari 2013
1].akeh bapak lali anak
2].akeh anak wani marang ibu lan nantang marang bapak
3].sedulur podho cidro-cinidro 4
4].wong wadon ilang kawirangane,wong lanang ilang kaprawirane
5].akeh wong lanang ora duwe bojo
6].akeh wong wadon ora setia karo bojone
7].akeh ibu podho ngedol awake
8].akeh ibu ngedol anake
9].akeh wong ijol bojo
10].akeh udan salah mongso
11].akeh rondho ngelahirake anak
12].akeh prawan tuwo
13].akeh jabang bayi goleki bapake
14].wong wadon ngelamar wong lanang
15].wong lanang ngasorake derajate dewe
16].akeh bocah kowar
17].rondho murah regane
18].rondho ajine mung sak sen loro
19].prawan ajine rong sen loro
20].dudho pincang payu sangang wong
==ZAMANE ZAMAN EDAN==
1].wong wadon nunggang jaran
2].wong lanang lungguh plengki
3].wong bener-bener lenger-lenger
4].wong salah bungah-bungah
5].wong apik-apik di tampik
6].wong bejat munggah pangkat
7].akeh ndandang di unekake kuntul
8].wong salah di anggep bener
9].wong lugu ke belenggu
10].wong mulyo di kunjoro
11].sing culiko mulyo sing jujur ajur
12].poro laku dagang akeh sing keplanggrang
13].wong main akeh sing dadi
14].LINAK LIJO LINGGO LICA:lali anak lali bojo lali tonggo lali konco
15].duwit lan kringet mung dadi wolak-walik kertu
16].kertu gedhe di bukak podho guyu pating kakak .
17].yen mulih main kantonge kempes krungu anak lan bojo nangis ora di rewes

Badranaya

Semar dalam bahasa Jawa (filosofi Jawa) disebut Badranaya

  • Bebadra = Membangun sarana dari dasar
  • Naya = Nayaka = Utusan mangrasul

Artinya : Mengemban sifat membangun dan melaksanakan perintah Allah demi
kesejahteraan manusia 

Javanologi : Semar = Haseming samar-samar
Harafiah : Sang Penuntun Makna Kehidupan

Semar tidak lelaki dan bukan perempuan, tangan kanannya keatas dan tangan
kirinya kebelakang. Maknanya : “Sebagai pribadi tokoh semar hendak mengatakan
simbul Sang Maha Tunggal”. Sedang tangan kirinya bermakna “berserah total dan
mutlak serta sekaligus simbol keilmuan yang netral namun simpatik”.

RONGGO WARSITO ( SATRIO MUKTI WIBOWO )

on Selasa, 30 Oktober 2012
Ronggowarsito adalah spiritualis indonesia yang sangat ternama karena ramalannya banyak yang sudah terbukti. Dipaparkan ada tujuh satrio piningit yang akan muncul sebagai tokoh yang dikemudian hari akan memerintah atau memimpin wilayah seluas wilayah “bekas” kerajaan Majapahit (Negara Indonesia), yaitu : Satrio Kinunjoro Murwo Kuncoro, Satrio Mukti Wibowo Kesandung Kesampar, Satrio Jinumput Sumelo Atur, Satrio Lelono Topo Ngrame, Satrio Piningit Hamong Tuwuh, Satrio Boyong Pambukaning Gapuro, Satrio Pinandito Sinisihan Wahyu.Berkenaan dengan itu, banyak kalangan yang kemudian mencoba

ILIR ILIR


"ILIR – ILIR"

Lir-ilir, lir-ilir, tandure wus sumilir...

Tak ijo royo-royo, tak sengguh temanten anyar...

Cah angon–cah angon, penekno blimbing kuwi...

Lunyu-lunyu penekno, kanggo mbasuh dodot iro...

Dodot iro–dodot iro, kumitir bedah ing pinggir...

Dondomono jlumotono, kanggo sebo mengko sore...

Mumpung padang rembulane...mumpung jembar kalangane...

Yo surak’o, surak hiyoo...

(Sunan Kalijaga)

Ilir-ilir, Ilir-ilir, tandure (hu)wus sumilir: Bangunlah, bangunlah, tanamannya telah bersemi, mengingatkan agar orang-orang beriman segera bangun dan bergerak. Karena saatnya telah tiba, bagaikan tanaman yang siap dipanen...

Tak ijo royo-royo, tak sengguh temanten anyar: Bagaikan warna hijau yang menyejukkan, bagaikan sepasang pengantin baru. Hijau adalah warna kejayaan i digambarkan seperti pengantin baru yang menarik hati siapapun yang melihatnya dan membawa kebahagiaan

KHUTBAH IDUL ADHA 1433 H/2012 M DI KAMPUS AL-ZAYTUN ( Syekh Panji Gumilang )

on Sabtu, 27 Oktober 2012


KHUTBAH IDUL ADHA 1433 H/2012 M
DI KAMPUS AL-ZAYTUN
Pada tarikh 10 Dzul Hijjah 1433 H / 26 Oktober 2012 M

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

بسم الله الرحمن الرحيم

الله أكبر، الله أكبر، الله أكبر، الله أكبر، الله أكبر، الله أكبر، الله أكبر
لا إله إلا الله والله أكبر، الله أكبر ولله الحمد.

- الحمد لله رب العالمين، الرحمن الرحيم، مالك يوم الدين.
- والحمد لله الذى خلق السموات والأرض وجعل الظلمات والنور.
- والحمد لله الذى أنزل على عبده الكتاب ولم يجعل له عوجا.
- والحمد لله الذى له ما فى السموات والأرض وله الحمد فى الأولى وفى الأخرة وهو الحكيم الخبير.
- والحمد لله الذى هدانا لهذا وما كنا لنهتدى لو لا أن هدانا الله
- أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له وأشهد أن محمدا عبده ورسوله
- وصلى الله وسلم وبارك على نبينا ومولانا محمد رسول الله وخيارته من خلقه خاتم النبيين وأشرف المرسلين وعلى أله وأصحابه ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين.
- وصلى الله على نبينا كلما ذكره الذاكرون وغفل عن ذكره الغافلون.
- وصلى الله عليه فى الأولين والأخرين أفضل وأكثر وأزكى ما صلى على أحد من خلقه, وزكانا وإياكم بالصلاة عليه و أفضل ما زكى أحدا من أمته بصلاته عليه.
- أما بعد, فيا عباد الله أوصيني وإياكم بتقوى الله فقد فاز من اتقى, وأحثكم على طاعته لعلكم تفلحون.

- الله أكبر، الله أكبر, الله أكبر, الله أكبر، الله أكبر
- لا إله إلا الله والله أكبر، ولله الحمد


Pada kesempatan Idul Kurban tahun ini, 1433 H/26 Oktober 2012 M, saya mengajak semua kita, untuk lebih mengenali diri secara mendalam. Agar dapat lebih mengenal Tuhan dan bertakwa kepadaNya, dengan sebenar-benar takwa.
Dalam Ajaran Ilahi tentang penciptaan, memberikan kepada manusia tempat mulia dalam alam semesta. Manusia diperintahkan memenuhi bumi dan menguasainya.

a. Dalam hal alam semesta, sesungguhnya manusia adalah bagian dari alam ini. Manusia adalah debu dan diciptakan dari debu tanah. Secara biologi dan badania manusia mempunyai banyak kesamaan dengan binatang. Semuanya itu nampak jelas dalam banyak segi hidup manusia. Manusia sebagai onggokan daging adalah lemah, dan bergantung pada belas kasihan Allah Swt. seperti semua makhluk lainnya. Bahkan dalam memanfaatkan alam untuk melayani hajat kebutuhannya, manusia harus melayani alam ini, harus menjaganya, dan mengolahnya untuk mencapai tujuannya. Manusia tunduk kepada hukum-hukum yang sama, seperti kaidah alam, dan manusia dapat terpesona di tengah-tengah keagungan dunia yang menjadi tempat hidupnya.
Alam ini bukanlah melulu suatu kerangka atau latar belakang yang netral bagi hidup manusia. Antara alam dan manusia ada ikatan-ikatan yang sangat mendalam dan rahasia. Alam dapat digambarkan bersuka ria, berkaitan dengan peristiwa-peristiwa yang menuju kepada keselamatan manusia, sementara alam ini juga menikmati pemulihannya. Dipihak manusia ada simpati naluriah terhadap alam, dan manusia harus menjunjung tinggi hukum-hukum alam, harus mengakui kenyataan ketergantungannya pada alam, dan harus membanting tulang untuk mendapat makanan yang dibutuhkannya dari alam sekitarnya supaya ia dapat hidup, juga hal-hal yang dapat memperkaya kebudayaannya.


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...