ooo... seperti itu...?

on Kamis, 28 Mei 2015
1.... OOOOo...Seperti itu...?
Orang yang mempunyai watak selalu ingin menangnya sendiri itu, tumbuh kebiasaan buruk senang mencela dan menyalahkan pendapat serta tindak tanduk orang lain. Sangatlah bagus bilamana orang seperti itu kadangkala bersedia mencermati dirinya jangan-jangan aku yang keliru, maka coba aku teliti secara adil siapa yang sesungguhnya jelas-jelas benar....
gue mah gitu orangnya....................................

2.....  ooooo... seperti itu.....?
Dalam mengarungi dan menjalani keidupan, kita jangan pernah merendahkan siapapun, bukan karena siapa mereka, tetapi karena siapa diri kita. Sekarang mungkin kita berkuasa tetapi Ingatlah bahwa WAKTU lebih berkuasa daripada kita...
coba siapa yang tahu siapa itu WAKTU....?
dia mah gitu orangnya............

3........... Aku iki sopo.................? kowe iku yo sopo...............................?
hehhehehehhe.. malah takon............piye..piye... RUMANGSAMU......
Menungso iku dititahake urip neng ngalam ndonyo kanthi ono kekurangan, nanging akeh-akehe menungso podho ora ngerti kekurangane awake dhewe. Kolomangsane malah rumongso luwih sekabehane tinimbang wong liyo....
wong....uwong.............

4...... Jangan keburu meremehkan orang lain, hanya karena orang itu kamu anggap bodoh. Sebab ada kalanya kamu membutuhkan jasa dan nasehat orang itu, yang kenyataannya dapat menyelesaikan dan mengatasi masalahmu. Memang dalam suatu hal seseorang dapat dianggap bodoh, tetapi di lain hal tak mungkin anda dapat menandinginya

5....... Di saat jaman bebas di mana informasi datang bak air bah, sikap Eling menjadi penting. Eling membuat kita tidak hanyut, tetapi juga tidak lari dari realitas.

6....... Nandur bakal ngunduh, nyilih mbalekake, utang bakal nyaur........................
wis diati-ati, tumindak becik wae, ora mesti kasembadan sing dadi gegayuhane

7......  SAKUMAHA AING........................
ojo sak enak udelmu.....eee ojo sak enak udele dhewe ....... RUMANGSAMU
Jangan Semaunya sendiri, Jangan pula karena kita merasa lebih, langsung kita bisa merasa pantas untuk di atas atau sekedar untuk menganggap diri kita lah yang terbaik.. sungguh salah. . hal seenaknya ini sering menimpa orang-orang yang hanya bisa diam, bukan takut, tapi hanya tak ingin memperdebatkan hal yang baginya tak penting, tanpa mereka ketahui bahwa diam bukan berarti lemah.

8...  Yang kau katakan putih belum tentu putihnya (sucinya) hati, bisa juga berwujud putihnya bedak yang tebal dan rata. Yang kau katakan merah, belum tentu merahnya (keberanian) kebenaran. Bisa jadi cuma merahnya bibir yang bisa menjerumuskan kamu ke jurang curam. Demikian pula yang kau katakan bersih, belum tentu merupakan bersihnya hati . Sering hanya bersihnya pakaian berhias intan permata yang mampu menyilaukan pandangan

9........ 
Sugih omong kanggo nggayengake pasamuwan pancen apik. Nanging yen mung kanggo golek suwure awake dhewe sok ketrucut miyak wewadine dhewe. Pira bae cacahe wong kang kepleset uripe mung marga anggone sugih omong. Mula sabecik-becike wong iku ora kaya wong kang meneng. Nanging menenge wong kang darbe bobot kang anteb sing bisa dadi panjujugane para pawongan kang mbutuhake rembug lan pituduh.....
TERJEMAHAN: Banyak bicara untuk menambah semaraknya pergaulan memang baik. Tetapi kalau hanya untuk mencari ketenaran bisa kelepasan membuka rahasia sendiri. Berapa banyak sudah orang yang terpeleset hidupnya gara-gara omongnya yang terlalu banyak. Oleh sebab itu tidak ada yang lebi baik daripada orang yang diam. Yaitu diamnya orang yang punya bobot mantap yang bisa menjadi tujuan dari orang-orang yang membutuhkan pembicaraan dan nasihat.

10......  Sak Beja-bejane wong urip iku sing eling lan tetep mangan Sego....
Mikir kenceng yo oleh ning ojo sampek kekencengen ndak pedot…
Urip rekoso yo oleh ning ojo sampek nelongso ndak gelo
Urip seneng yo oleh ning ojo kesenengan ndak edian ngguyu dewe

11....  Anane di celuk menungso iku amergo tindak tanduke sing bedo karo kewan , yen kewan urip kanggo awake dewe, nanging menungso urip kanggo migunani marang sepada lan dadi tuladane menungsa liyane, soyo manfaat soyo ndue guno ning donya.

12....... Ning donyo sing kahanane koyo saiki
Wong pinter biso ugo kejungkel amergo tumindake, keplintir amergo pikirane, ora gampang percoyo marang liyane sebape wis podo pintere, sing metu akale podo pingin golek menang lan selamete dewe-dewe.

13....... 



Kebenaran Hakiki

on Rabu, 12 Maret 2014
ISLAM membawa rahmatan lil alamin, kehadirannya untuk menciptakan perdamaian dan untuk menjaga kelestarian alam semesta ini. Agama Islam justru bukan untuk dijadikan alat memecah-belah umat. Karena kata atau istilah Islam secara term mempunyai arti Selamat, dalam arti yang luas. 

Dan Islam mempunyai misi untuk menyelamatkan umat manusia dari ketidakadilan, kesewenangan, kebiadaban, kezholiman, keserakahan dan sebagainya. Jadi Islam bukan agama yang membawa kekerasan, tetapi agama yang membawa cinta kasih.

Hakekat orang Islam berarti orang selamat, baik di dunia maupun di akherat, sudah tidak lagi merasakan, sengsara, derita, susah, takut, gelisah dan sebagainya. 

Sementara dalam pemahaman umum bahwa orang Islam adalah orang yang baru masuk Islam , cukup hanya mengucapkan dua kalimat Sahadat, maka orang itu sah jadi orang Islam.

Pemahaman ini terlalu sempit, sebab pengertian Islam adalah Selamat, dan secara hakikinya orang yang baru mengucapkan dua kalimat Sahadat itu masih Calon Islam, bukan orang Islam, sebab orang itu belum Selamat, nyatanya masih mengalami susah, derita, takut dan gelisah. Selama manusia itu masih merasakan susah, sengsara, gelisah dan takut berarti manusia itu masih belum benar menjalankan Iradat dan KodratNya.


Berbagai Sumber.....................................

Bid'ah Hasanah..........ok ok sj

on Jumat, 07 Februari 2014
مَنْ سَنَّ فِيْ الإِسْلاَمِ سُنَّةً حَسَنَةً فَلَهُ أَجْرُهَا وَأَجْرُ مَنْ عَمِلَ بِهَا بَعْدَهُ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أُجُوْرِهِمْ شَىْءٌ، وَمَنْ سَنَّ فِيْ الإِسْلاَمِ سُنَّةً سَيِّئَةً كَانَ عَلَيْهِ وِزْرُهَا وَوِزْرُ مَنْ عَمِلَ بِهَا مِنْ بَعْدِهِ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أَوْزَارِهِمْ شَىْءٌ

“Barang siapa merintis (memulai) dalam agama Islam sunnah (perbuatan) yang baik maka baginya pahala dari perbuatannya tersebut, dan pahala dari orang yang melakukannya (mengikutinya) setelahnya, tanpa berkurang sedikitpun dari pahala mereka. Dan barang siapa merintis dalam Islam sunnah yang buruk maka baginya dosa dari perbuatannya tersebut, dan dosa dari orang yang melakukannya (mengikutinya) setelahnya tanpa berkurang dari dosa-dosa mereka sedikitpun”. (HR. Muslim)


Perhatikan hadits riwayat imam Bukhori berikut :

أشار سيدنا عمر ابن الخطاب رضي الله عنه على سيدنا أبو بكر الصديق رضي الله عنه بجمع القرآن في صحف حين كثر القتل بين الصحابة في وقعة اليمامة فتوقف أبو بكر وقال:" كيف نفعل شيئا لم يفعله رسول الله صلى الله عليه وسلم؟"
فقال له عمر:" هو والله خير." فلم يزل عمر يراجعه حتى شرح الله صدره له وبعث إلى زيد ابن ثابت رضي الله عنه فكلفه بتتبع القرآن وجمعه قال زيد:" فوالله لو كلفوني نقل جبل من الجبال ما كان أثقل علي مما كلفني به من جمع القرآن." قال زيد:" كيف تفعلون شيئا لم يفعله رسول الله صلى الله عليه وسلم." قال:" هو والله خير" فلم يزل أبو بكر يراجعني حتى شرح الله صدري للذي شرح له صدر أبي بكر وعمر رضي الله عنهما .

“ Umar bin Khothtob member isayarat kpd Abu Bakar Ash-Shiddiq untuk mengumpulkan Al-Quran dalam satu mushaf ktika melihat banyak sahabat penghafal quran telah gugur dalam perang yamamah. Tapi Abu Bakar diam dan berkata “ Bagaimana aku melakukan sesuatu yang tidak dilakukan oleh Rasul Saw ?” MaKA Umar menjawab “ Demi Allah itu suatu hal yang baik “. Beliau selalu mengulangi hal itu hingga Allah melapangkan dadanya. Kmudian Abu bakar memrintahkan Zaid bin Tsabit untuk mengumpulkan Al-Quran, maka Zaid berkata “ Demi Allah aku telah terbebani untuk memindah gunjung ke satu gunung lainnya, bagaimana aku melakukan suatu hal yang Rasul Saw tdiak melakukannya ?” maka Abu bakar mnjawab “ Demi Allah itu suatu hal yang baik “. Abu bakar trus mngulangi hal itu hingga Allah melapangkan dadaku sbgaimana Allah telah melapangkan dada Umar dan Abu Bakar “.

Coba perhatikan ucapan Umar dan Abu Bakar “ Demi Allah ini suatu hal yang baik “, ini menunjukkan bahwasanya Nabi Saw tidak melakukan semua hal yang baik, sehingga merka mngatakan Rasul Saw tidak pernah melakukannya, namun bukan berarti itu buruk.




بدعة ونعمت البدعة “ Itu bid’ah dan sebaik-baik bid’ah “
Saat beliau ditanya tentang sholat dhuha. Lebih lengkapnya :

عن الأعرج قال : سألت ابن عمر عن صلاة الضحى فقال:" بدعة ونعمت البدعة
“ Dari A’raj berkata “ Aku bertanya kepada Ibnu Umar tentang sholat dhuha, maka beliau menjawab “ Itu bid’ah dan sebaik-baik bid’ah “.

Apakah pantas seorang sahabat sprti Abdullah bin Umar tidak konsisten dalam ucapannya alias pllin-plan ??

SAJAROH ( POHON )

on Kamis, 06 Februari 2014
Dalam sebuah perjalanan seorang ayah dengan puteranya, sebatang pohon kayu nan tinggi ternyata menjadi hal yang menarik untuk mereka simak. Keduanya pun berhenti di bawah rindangnya pohon tersebut.

“Anakku,” ucap sang ayah tiba-tiba. Anak usia belasan tahun ini pun menatap lekat ayahnya. Dengan sapaan seperti itu, sang anak paham kalau ayahnya akan mengucapkan sesuatu yang serius.

“Adakah pelajaran yang bisa kau sampaikan dari sebuah pohon?” lanjut sang ayah sambil tangan kanannya meraih batang pohon di dekatnya.

“Menurutku, pohon bisa jadi tempat berteduh yang nyaman, penyimpan air yang bersih dari kotoran, dan penyeimbang kesejukan udara,” jawab sang anak sambil matanya menanti sebuah kepastian.

“Bagus,” jawab spontan sang ayah. “Tapi, ada hal lain yang menarik untuk kita simak dari sebuah pohon,” tambah sang ayah sambil tiba-tiba wajahnya mendongak ke ujung dahan yang paling atas.

“Perhatikan ujung pepohonan yang kamu lihat. Semuanya tegak lurus ke arah

istighotsah

on Jumat, 31 Januari 2014
Kata “istighotsah” استغاثة berasal dari “al-ghouts”الغوث yang berarti pertolongan. Dalam tata bahasa Arab kalimat yang mengikuti pola (wazan) “istaf’ala” استفعل atau “istif’al” menunjukkan arti pemintaan atau pemohonan. Maka istighotsah berarti meminta pertolongan. Seperti kata ghufron غفران yang berarti ampunan ketika diikutkan pola istif’al menjadi istighfar استغفار yang berarti memohon ampunan.
Jadi istighotsah berarti “thalabul ghouts” طلب الغوث atau meminta pertolongan. Para ulama membedakan antara istghotsah dengan “istianah” استعانة, meskipun secara kebahasaan makna keduanya kurang lebih sama. Karena isti’anah juga pola istif’al dari kata “al-aun” العون yang berarti “thalabul aun” طلب العون yang juga berarti meminta pertolongan.
Istighotsah adalah meminta pertolongan ketika keadaan sukar dan sulit. Sedangkan Isti’anah maknanya meminta pertolongan dengan arti yang lebih luas dan umum.
Baik Istighotsah maupun Isti’anah terdapat di dalam nushushusy syari’ah atau  teks-teks Al-Qur’an atau hadits Nabi Muhammad SAW. Dalam surat Al-Anfal ayat 9 disebutkan:

إِذْ تَسْتَغِيثُونَ رَبَّكُمْ فَاسْتَجَابَ لَكُمْ 
(Ingatlah wahai Muhammad), ketika kamu memohon pertolongan kepada Tuhanmu lalu Dia mengabulkan permohonanmu.” (QS Al-Anfal:9)
Ayat ini menjelaskan peristiwa ketika Nabi Muhammad SAW memohon bantuan dari Allah SWT, saat itu beliau berada di tengah berkecamuknya perang badar dimana kekuatan musuh tiga kali lipat lebih besar dari pasukan Islam. Kemudian Allah mengabulkan permohonan Nabi dengan memberi bantuan pasukan tambahan berupa seribu pasukan malaikat.

Dalam surat Al-Ahqaf ayat 17 juga disebutkan;

Empat Karakter Manusia

on Kamis, 23 Januari 2014
AR-RIJALU ARBA’ATUN :
1. ROJULUN YADRI WA YADRI ANNAHU YADRI, FADZALIKA ‘ALIMUN FATTABI’UHU.
رجل يدري ويدري أنه يدري, فذلك عالم فاتبعوه
2. ROJULUN YADRI WA LA YADRI ANNAHU YADRI, FADZALIKA NA-IMUN FAIYQODHUHU.
رجل يدري ولا يدري أنه يدري, فذلك نائم فأيقظوه
3. ROJULUN LA YADRI WA YADRI ANNAHU LA YADRI, FADZALIKA MUSYTARSYIDUN FA-ARSYIDUHU.
رجل لا يدري ويدري أنه لا يدري, فذلك مسترشد فأرشدوه
4. ROJULUN LA YADRI WA LA YADRI ANNAHU LA YADRI, FADZALIKA JAHILUN FARFUDLUHU.
رجل لا يدري ولا يدري أنه لا يدري, فذلك جاهل فارفضوه



Syekh Al Kholil ibn Ahmad membagi karakter manusia menjadi empat macam.
  1. Pertama, rojulun yadri wa yadri annahu yadri fabidzalika ‘alimun tattabi’uhu, yaitu manusia yang mengerti dan dirinya mengerti kalau ia mengerti. Ia adalah manusia yang memiliki ilmu dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Ciri manusia seperti ini adalah selalu bekerja dengan landasan istiqomah dan ikhlas.
  2. Kedua, rojulun yadri wa la yadri annahu yadri, fabidzalika naimun fa aiqidzuhu, manusia yang mengerti namun tidak mengerti kalau dirinya mengerti, seperti orang yang sedang tidur. Manusia yang berkarakter seperti ini adalah manusia yang tidak konsisten dengan apa yang diucapkan atau yang dipahaminya. Kata-katanya (yang baik) tidak sama dengan perilakunya (yang buruk). Umar ibn al Khottob pernah berkata ” aqwa ma akhofu ‘inda hadzihi ummati minal dajjal al munafiq al ‘alim“ yang artinya: ”yang paling saya takuti pada ummat ini daripada dajjal adalah orang munafik yang pintar atau alim, ”  atau secara mudah dapat dikatakan sebagai ”orang yang berbuat jahat dengan memelintir dalil agama.”
  3. ketiga adalah rojulun la yadri wa yadri annahu la yadri, fa bidzalika mustarsyidun fa arsyiduhu. Manusia yang tidak mengerti namun ia tahu kalau dirinya tidak mengerti. Manusia model ini relatif baik, karena orang-orang yang selalu ingin belajar untuk lebih mengerti adalah manusia yang memiliki sifat selalu ingin memperbaiki diri. Inilah orang-orang yang cerdas-al kayyis- yaitu orang-orang yang tidak melakukan sesuatu perbuatan kecuali telah jelas halal atau haramnya. Manusia model ini adalah manusia yang selalu terikat dengan syara’. Apa yang dimakan, dipakai dan yang dijkerjakan selalu terukur dan berlandaskan pada hukum Tuhan.
  4. keempat, adalah rojulun la yadri wa la yadri annahu la yadri, fabidzalika jahilun fatrukuhu, manusia yang tidak mengerti kalau dirinya tidak mengerti, inilah manusia bodoh. Karena orang-orang seperti ini biasanya tidak mau belajar dan tidak mau peduli dengan hukum-hukum. Mereka termasuk manusia-manusia yang selalu mengedepankan syahwat (nafsu) dunia semata.

PEMBENARAN DIRI

on Rabu, 16 Oktober 2013
Setiap orang, pada diri pribadi kita pasti memliki semacam perasaan yang disebut dengan “Pembenaran Diri”. Apa maksud dari “Pembenaran Diri” ? Walaupun sedikit, seseorang pasti punya perasaan kalau dirinya adalah yang paling benar. Coba di garis bawahi “Walaupun sedikit” Sebenarnya pengertian dari pembenaran diri tidak bisa dituliskan secara gamblang. tapi lebih enak untuk dimengerti
Sekarang yang perlu kita pertanyakan, apakah Pembenaran diri itu benar atau salah ? dan perlukah seseorang mencari sumber kebenaran ? Saat mengikuti sebuah diskusi, rapat, memberikan pendapat, adalah hal-hal yang memicu otak kita dan tindakkan kita untuk melakukan pembenaran diri. Karena pada saat itu kita menginnginkan adanya pengakuan atas apa yang kita lakukan dengan berbagai cara. Dan di sinilah terjadi berbagai macam konflik antar personal
Dengan terjadinya proses mencari pembenaran diri, disaat itu juga otak kita bekerja keras untuk mencari sumber kebenaran atas pernyataan kita. Walaupun setelah di telaah lebih lanjut, apa-apa yang kita lakukan tidak selamanya benar.
Bagaimanakah sikap seseorang yang melakukan pembenaran diri ?

Bersyukur atau tidaknya manusia adalah tanda jelas beriman atau tidak beriman (kafir)

on Senin, 14 Oktober 2013
Bersyukur (berterima kasih), kepada sesama manusia lebih cenderung kepada menunjukkan perasaan senang menghargai. Adapun bersyukur kepada Allah lebih cenderung kepada pengakuan bahwa semua kenikmatan adalah pemberian dari Allah. Inilah yang disebut sebagai syukur. Lawan kata dari syukur nikmat adalah kufur nikmat, yaitu mengingkari bahwa kenikmatan bukan diberikan oleh Allah. Kufur nikmat berpotensi merusak keimanan.
Bersyukur kepada Allah adalah salah satu konsep yang secara prinsip ditegaskan di dalam Al-Qur'an pada hampir 70 ayat. Perumpamaan dari orang yang bersyukur dan kufur diberikan dan keadaan mereka di akhirat digambarkan. Alasan kenapa begitu pentingnya bersyukur kepada Allah adalah fungsinya sebagai indikator keimanan dan pengakuan atas keesaan Allah. Dalam salah satu ayat, bersyukur digambarkan sebagai penganutan tunggal kepada Allah:
Hai orang-orang yang beriman! Makanlah di antara rezeki yang baik yang kami berikan kepadamu. Dan bersyukurlah kepada Allah jika memang hanya dia saja yang kamu sembah. (Al-Baqarah: 172)
Pada ayat lain bersyukur digambarkan sebagai lawan kemusyrikan:
Baik kepadamu maupun kepada nabi sebelummu telah diwahyukan: "Jika engkau mempersekutukan Tuhan, maka akan terbuang percumalah segala amalmu dan pastilah engkau menjadi orang yang merugi. Karena itu sembahlah Allah olehmu, dan jadilah orang yang bersyukur (Az-Zumar: 65-66)

memandaikan diri menjadi Pandai Bersyukur

on Rabu, 25 September 2013

Ada dua hal yang sering membuat kita tak bersyukur. 
Pertama :, 
Kita sering memfokuskan diri pada apa yang kita inginkan, bukan pada apa yang kita miliki. 
Katakanlah Anda sudah memiliki sebuah rumah, kendaraan, pekerjaan tetap, dan pasangan yang baik. Tapi Anda masih merasa kurang.
Tentunya boleh-boleh saja kita memiliki keinginan, tapi kita perlu menyadari bahwa inilah akar perasaan tak tenteram. Kita dapat mengubah perasaan ini dengan berfokus pada apa yang sudah kita miliki. Cobalah lihat keadaan di sekeliling Anda, lihatlah orang-orang disekitar anda yang hidupnya tidak sebaik anda, pikirkan yang Anda miliki, dan syukurilah. Anda akan merasakan nikmatnya hidup.
Ada cerita menarik mengenai seorang kakek yang mengeluh karena tak dapat membeli sepatu, padahal sepatunya sudah lama rusak. Suatu sore ia melihat seseorang yang tak mempunyai kaki, tapi tetap ceria. Saat itu juga si kakek berhenti mengeluh dan mulai bersyukur.

Kedua : 
yang sering membuat kita tak bersyukur adalah kecenderungan membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain. Kita merasa orang lain lebih beruntung. Kemanapun kita pergi, selalu ada orang yang lebih pandai, lebih tampan, lebih cantik, lebih percaya diri, dan lebih kaya dari kita. 

Bersyukurlah 
bila kamu belum memiliki segala sesuatu yang kamu inginkan ..

Seandainya sudah, apalagi yang harus diinginkan?
 
Bersyukurlah apabila kamu tidak tahu tentang sesuatu
Karena itu memberimu kesempatan untuk belajar…
 
Bersyukurlah untuk masa – masa yang sulit…
Di masa itulah kamu tumbuh…..
 
Bersyukurlah untuk keterbatasanmu...
Karena itu memberimu kesempatan untuk berkembang…
 
Bersyukurlah untuk setiap tantangan baru …
Karena itu akan membangun kekuatan dan karaktermu...
 
Bersyukurlah untuk kesalahan yang kamu buat …
Karena itu memberi pelajaran yang berharga …
 
Mungkin mudah untuk kita bersyukur ketika mengalami hal – hal baik …
Namun, hidup yang berkelimpahan justru datang pada mereka yang tetap
dapat bersyukur pada masa masa yang sulit …
 
Rasa syukur dapat mengubah hal yang negatif menjadi positif …
Karena itu, temukan cara bersyukur ketika menghadapi permasalahan, maka semua itu akan menjadi kekuatan bagimu ..



copast.................

Doa Niat Zakat Fitrah dan Do’a Menerima Zakat

on Selasa, 06 Agustus 2013

Niat Zakat Fitrah Untuk Diri Sendiri

نَوَيْتُ اَنْ اَخْرَجَ زَكَاةَ الفِطْرِ عَنْ نَفْسِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالىَ
Aku Berniat menunaikan zakat fitrah utk diriku sendiri sesuatu kewajiban karena Allah Ta’ala

Niat Zakat Fitrah Untuk Diri Sendiri & Keluarga

نَوَيْتُ اَنْ اَخْرَجَ زَكَاةُ الفِطْرِ عَنِّى وَعَنْ جَمِيْعِ مَنْ يَلءزَمُنِيْ نَفَقَاتُهُمْ شَرْعًا فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى
Aku berniat menunaikan zakat fitrah utk diriku & utk semua orang yg nafkahnya menjadi tanggunganku menurut syariat agama sesuatu kewajiban karena Allah Ta’ala

Do’a Menerima Zakat

ءَاجَرَكَ اللهُ فِيْمَا اَعْطَيْتَ وَبَارَكَ فِيْمَا اَبْقَيْتَ وَجَعَلَ اللهُ لَكَ طَهُوْرًا
Semoga Allah melimpahkan ganjaran pahala terhadap harta yg telah Engkau berikan & semoga Allah memberkahi harta yg masih tersisa padamu, serta semoga Allah menjadikan dirimu suci bersih

Makna Idul Fitri

on Jumat, 02 Agustus 2013
Selama ini banyak di antara kita yang salah kaprah dalam memaknai frase ‘Idul Fitri’. Kata ‘Ied’diartikan ‘kembali’ dan kata kata ‘fitri’ karena dianggap berasal dari kata ‘FITHROH’ (dengan ha marbuthoh) yang artinya ‘asal’ atau ‘suci’ atau ‘bersih’. Jadi kata ‘Idul fitri’ diartikan ‘kembali ke asal kita yang bersih/suci’. Argumentasi fiqihnya, krna orang yang berpuasa oleh Allah dijanjikan akan diampuni seluruh dosa-dosanya, sehingga pada tanggal 1 syawal tsb dia ibarat bayi yang suci dari noda dan dosa.

Adapula yg berpendapat Kata ‘fitri’ pada ‘Iedul Fitri’ bukan berasal dari ‘FITHROH’ tetapi dari kata ‘FITHR’ (fathoro-yafthuru-ifthor) yang artinya ‘berbuka’. Jadi frasa ‘Idul fitri’ artinya ‘kembali berbuka’. Maksudnya, kembali seorang yang tadinya berpuasa diperbolehkan melakukan makan-minum di pagi hari pada tanggal 1 Syawal tersebut atau tanda bhwa bln ramadhan tlh berakhir.

Karena salah satu sifat bahasa manasuka, kedua pemaknaan tersebut tentu saja sah dan boleh-boleh aja. Walaupun demikian, kalau direnungkan lebih dalam pemaknaan Idul Fitri versi pertama tersebut (kembali menjadi manusia yang suci) sesungguhnya sangat berat dan spekulatif. Betulkah puasa Ramadhan yang kita lakukan selama satu bulan tersebut diterima oleh Allah SWT, sehingga menggugurkan dosa2 kita dan mengantarkan kita menjadi manusia-manusia yang suci laksana seorang bayi? Padahal Rasulullah saw.menengarai melalui sabdanya, bahwa sungguh betapa banyak orang yang berpuasa –tetapi karena tidak dilakukan dengan keimanan dan perhitungan (ikhtisaban)—maka yang bakal dia peroleh hanyalah rasa lapar dan dahaga saja. Jadi persoalan diterima tidaknya amalan puasa ramadhan seorang hamba benar-benar hanya Allah saja yang mengetahuinya.

Atas dasar karena puasa ramadhan seseorang belum tentu diterima oleh Allah inilah, maka ucapan tahniah atau ucapan selamat yang diajarkan oleh rasulullah saat antarsesama muslim bersua di hari Iedul Fitri yakni ‘Taqobalallahu minna waminka (waminkum), waja’alana minal ‘aidin wal faizin”, yang artinya “Semoga Allah menerima amaliyah ramadhan saya dan ramdhan anda/kalian, dengan demikian kita akan menjadi orang yang kembali (kpd agama) dan orang yang berbahagia karena telah beroleh kemenangan”.


Cara Menghitung Zakat Maal

Segala puji hanya milik Allâh Ta'ala, shalawat dan salam semoga senantiasa terlimpahkan kepada Nabi Muhammad Shallallâhu 'Alaihi Wasallam, keluarga dan sahabatnya.
Harta benda beserta seluruh kenikmatan dunia diciptakan untuk kepentingan manusia, agar mereka bersyukur kepada Allâh Ta’ala dan rajin beribadah kepada-Nya. Oleh karena itu tatkala Nabi Ibrahim 'alaihissalam, meninggalkan putranya, Nabi Ismail 'alaihissalam di sekitar bangunan Ka’bah, beliau berdoa:
Qs. Ibrâhîm/14:37
Ya Rabb kami,
sesungguhnya aku telah menempatkan sebagian keturunanku
di lembah yang tidak mempunyai tanaman di dekat rumah-Mu yang dihormati.
Ya Rabb kami,
(yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat,
maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka
dan berilah mereka rizki dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur.

(Qs. Ibrâhîm/14:37)
Inilah hikmah diturunkannya rizki kepada umat manusia, sehingga bila mereka tidak bersyukur, maka seluruh harta tersebut akan berubah menjadi petaka dan siksa baginya.
Qs. at-Taubah/9:34-35
…Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak
dan tidak menafkahkannya pada jalan Allâh,
maka beritahukanlah kepada mereka
(bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih.
Pada hari dipanaskan emas dan perak itu dalam neraka Jahannam,
lalu dahi, lambung dan punggung mereka dibakar dengannya,
(lalu dikatakan) kepada mereka:
“Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri,
maka rasakanlah sekarang (akibat dari) apa yang kamu simpan itu”.

(Qs. at-Taubah/9:34-35)


Cara Membuat Status, Komentar Tulisan Terbalik di facebook

on Sabtu, 13 Juli 2013

Cara Membuat Tulisan Terbalik - Mungkin Trik Yang Mau Saya Share Sobat Sudah Pada Ngerti, Tapi Tak Apalah Daripada Nggak Ada Ide Buat Posting, Mending Share Trik Cara Membuat Tulisan Terbalik Walaupaun Sudah Agak Jadul, He He He ....


Biasanya Sobat Lihat Status Di Facebook / Komentar Di Facebook, Dengan Gaya Tulisan Terbalik, Daripada Penasaran Mending Dicoba Aja Triknya Dibawah Ini HeHeHe


˙˙˙˙nlnp ɐpunʇ
˙˙˙sıɯıɹǝƃ ɥısɐɯ


Cara Pengguaannya Sobat Tingggal Memasukkan Tulisan Di Form  Kotak Atas, Lalu Hasilnya Akan Nampak kotak Dibawah
Dari Pada Lama Berbincang Bincang, Mending Langung Saja Saya Share Triknya




Tulis tulisan anda di kotak bawah ini ..



lihat hasilnya di dalam kotak bawah ini dgn klik tulisan filp ( yang berwarna merah brow.. )

filp
kl kotak diatas tdk bisa klik disini  ...... ok pasti bisa kok..
tinggal copy dan paste pada status ato komentar facebook anda......................
Salam dari mas Idoel..................................
Selamat Mencoba, Dan Semoga Bermanfaat Share 'Cara Membuat Tulisan Terbalik' On ...

Janganlah Buat Puasamu Sia-Sia

on Selasa, 09 Juli 2013

Di bulan Ramadhan ini setiap muslim memiliki kewajiban untuk menjalankan puasa dengan menahan lapar dan dahaga mulai dari fajar hingga terbenamnya matahari. Namun ada di antara kaum muslimin yang melakukan puasa, dia tidaklah mendapatkan apa-apa kecuali lapar dan dahaga saja yang menghinggapi tenggorokannya. Inilah yang disabdakan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang jujur lagi membawa berita yang benar,
رُبَّ صَائِمٍ حَظُّهُ مِنْ صِيَامِهِ الجُوْعُ وَالعَطَشُ
Betapa banyak orang yang berpuasa namun dia tidak mendapatkan dari puasanya tersebut kecuali rasa lapar dan dahaga.” (HR. Ath Thobroniy dalam Al Kabir dan sanadnya tidak mengapa. Syaikh Al Albani dalam Shohih At Targib wa At Tarhib no. 1084 mengatakan bahwa hadits ini shohih ligoirihi -yaitu shohih dilihat dari jalur lainnya-)

Apa di balik ini semua? Mengapa amalan puasa orang tersebut tidak teranggap, padahal dia telah susah payah menahan dahaga mulai dari terbit fajar

Bagaimana Memaknai Ramadhan

on Minggu, 07 Juli 2013
Kata “Ramadhan” merupakan bentuk mashdar (infinitive) yang terambil dari kata ramidhayarmadhu yang pada mulanya berarti membakar, menyengat karena terik, atau sangat panas. Dinamakan demikian karena saat ditetapkan sebagai bulan wajib berpuasa, udara atau cuaca di Jazirah Arab sangat panas sehingga bisa membakar sesuatu yang kering.

Selain itu, Ramadhan juga berarti ‘mengasah’ karena masyarakat Jahiliyah pada bulan itu mengasah alat-alat perang (pedang, golok, dan sebagainya) untuk menghadapi perang pada bulan berikutnya. Dengan demikian, Ramadhan dapat dimaknai sebagai bulan untuk ‘mengasah’ jiwa, ‘mengasah’ ketajaman pikiran dan kejernihan hati, sehingga dapat ‘membakar’ sifat-sifat tercela dan

cek no IMEI hand phone anda ( barang kali HP anda Ilegal )

on Sabtu, 06 Juli 2013
Apabila kita memiliki pengetahuan yang cukup tentang hp,jika kita mau membeli hp bekas dan ingin mengetahui kualitas hp tersebut salah satu nya adalah dengan mengecek no. IMEI hp, dari negara mana hp tersebut di buat di lihat dari urutan no. IMEI
berikut tipsnya :
hanya untuk hp GSM bukan CDMA
untuk memunculkan no. IMEI di hp ketik : *#06# di layar stanbay! Setelah itu no. IMEI hp anda akan keluar
seperti contoh :
1 2 3 4 5 6  0 0  1 2 3 4 5 6
perhatika dua angka 00 yang berada di tengah atau angka ke 7 dan ke 8 dari kiri
jika angka ke 7 & 8 adalah 02 atau 20 maka artinya hp anda di buat di ASIA yang mempunyai kualitas jelek
jika angka ke 7 & 8 adalah 08 atau 80 maka artinya hp anda di buat di JERMAN yang mempunyai kualitas tidak terlalu jelek
jika angka ke 7 & 8 adalah 01 atau 10 maka artinya hp anda di buat di FINLANDIA yang mempunyai kualitas bagus
jika angka ke 7 & 8 adalah 00 makanya artinya hp anda di buat di PRANCIS yang mempunyai kualitas terbaik di dunia mobile phone....
Silahkan di cek no. IMEI hp anda sekarang....

MENGENAL PANDAWA LIMA

on Rabu, 03 Juli 2013

Banyak sekali karakter pewayangan yang bisa kita jadikan contoh dalam kehidupan sehari-hari, tapi tentunya yang berkarakter baik. baik Pandawa Lima merupakan tokoh yang tidak dapat dipisahkan dengan kisah Mahabarata, karena Pandawa Lima merupakan tokoh sentralnya bersama dengan Kurawa.Pandawa lima adalah sebutan lima bersaudara, putra dari Pandu Dewanata yakni Yudistira, Bima, Arjuna, Nakula dan Sadewa. Berikut ini kita akan mengenal karakter tokoh pandawa lima :

YUDISTIRA
Yudistira memiliki nama kecilnya yaitu Puntadewa. Ia merupakan yang tertua di antara lima Pandawa, atau para putera Pandu dengan Dewi Kunti. Ia merupakan penjelmaan dari Dewa Yama. Yudistira memerintah di Kerajaan Amarta.

PUNAKAWAN


Dalam pewayangan tersebut ada beraneka macam tokoh. Konon Sunan Kalijaga telah menciptakan wayang kulit tersebut untuk sarana dakwah, agar manusia senantiasa Eling marang GUSTI ALLAH.
banyak sekali karakter pewayangan. Diantara tokoh-tokoh wayang kulit ada tokoh yang disebut Punakawan. Punakawan adalah karakter yang khas dalam wayang Indonesia. Mereka melambangkan orang kebanyakan. Karakternya mengindikasikan bermacam-macam peran, seperti penasihat para ksatria, penghibur, kritisi sosial, badut bahkan sumber kebenaran dan kebijakan. Dalam wayang Jawa karakte rpunakawan terdiri atas Semar, Gareng, Bagong, dan Petruk. Dalam wayang Bali karakter punakawan terdiri atas Malen dan Merdah (abdi dari Pandawa) dan Delem dan Sangut (abdi dari Kurawa)

Wong Jowo sing ora njawani ( 10 Falsafah hidup orang jawa )

Wong Jowo sing ora njawani".
Filosofi Jawa dinilai sebagai hal yang kuno dan ketinggalan jaman. Padahal, filosofi leluhur tersebut berlaku terus sepanjang hidup. Warisan budaya pemikiran orang Jawa ini bahkan mampu menambah wawasan kebijaksanaan.
Berikut 10 dari sekian banyak falsafah yang menjadi pedoman hidup orang Jawa.
1. Urip Iku Urup
Hidup itu Nyala, Hidup itu hendaknya memberi manfaat bagi orang lain disekitar kita, semakin besar manfaat yang bisa kita berikan tentu akan lebih baik.

2. Memayu Hayuning Bawana, Ambrasta dur Hangkara


Kisah Paling Sedih Yang Memotivasi

on Jumat, 28 Juni 2013
Kisah Paling Sedih Yang Memotivasi – Berikut kisah atau cerita sedih yang dapat memotivasi Anda dalam menjalani kehidupan berumah tangga, Kisah mengharukan atau kisah sedih ini tentang perjalanan cinta seorang istri yang tak pernah mencintai suaminya selama 10 tahun perjalanan pernikahannya hingga sang Suami meninggal dunia, dan akhirnya ia menyadari betapa besar cinta dan kasih sayang yang diberikan sang suami untuknya selama ini, dulu ia menghabiskan sepuluh tahun untuk membenci suaminya, tetapi setelah Suaminya tiada Ia menghabiskan hampir sepanjang sisa hidupnya untuk mencintai sang Suami.
Aku membencinya, itulah yang selalu kubisikkan dalam hatiku hampir sepanjang kebersamaan kami. Meskipun menikahinya, aku tak pernah benar-benar menyerahkan hatiku padanya. Menikah karena paksaan orangtua, membuatku membenci suamiku sendiri.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...